pengalaman sekolah di 102

Sejak aku menjadi siswa di SMAN 102 kegiatan pembelajaran dilaksanakan di rumah masing-masing akibat adanya pandemi COVID-19. Betapa inginnya diriku mengenakan seragam dan belajar di sekolah bersama teman-teman baruku. Bahkan liburan akhir tahun pelajaran pun, aku tidak bisa kemana-mana. Agar tetap produktif, aku putuskan mengerjakan sebuah proyek bisnis untuk diikut sertakan dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

Malam yang begitu sunyi dengan alunan suara jangkrik yang bersautan, aku duduk di depan laptop mengerjakan proyek bisnisku. Tiba-tiba handphoneku berdering. Aku berteriak kegirangan setelah mengeceknya, lantaran dalam pesan singkat tersebut berisikan informasi bahwa pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan di bulan Agustus mendatang dengan syarat harus mematuhi protokol kesehatan dan mendapat persetujuan dari orang tua/wali.

Komentar